OCKLU · LINGKARIN BIKIN RAME
Pemilik warung memeriksa daftar harga di balik meja
Untuk warung, lapak, dan usaha kecil di Jakarta

Potongan 7%, bukan 20–30%.

Ojol di pangkalan dekat usaha Bapak/Ibu membawa pembeli baru: warung makan, tukang sayur, lapak kue, mainan, jasa, apa saja. Cukup kirim alamat, barang atau menu, harga, dan promo. Potongan hanya untuk pembeli yang datang lewat kode ojol.

Ilustrasi AI
Angka program

Angka sejauh ini

0warung binaan aktif
0pembeli lewat kode ojol, 4 minggu terakhir
Rp0potongan 7% yang dibayar warung, 4 minggu terakhir
Rp0uang yang tetap di warung dibanding potongan 20%

Uji coba dimulai dengan 6 warung. Angka muncul setelah minggu pertama berjalan dan hanya dihitung dari pesanan yang benar-benar tercatat.

Hitung sendiri

Berapa yang tetap di warung

Contoh awal: 200 porsi nasi ayam Rp15.000 sebulan. Ganti dengan angka warung sendiri.

Kisaran 20–30% adalah potongan yang dilaporkan untuk aplikasi pesan-antar makanan besar di Indonesia; besarnya tergantung kontrak, dan ada yang ditambah biaya per transaksi serta PPN. Sumber: Kontan, Bisnis.com, HitungCerdas 2026. Cek kontrak warung sendiri untuk angka pastinya.

Pemilik warung merapikan meja di sore hari
Ilustrasi AI
TAHAP 1 · HARI 1–3

Siap tampil

Kirim alamat, nama warung, menu dengan harga, dan promo lewat WA. Tanpa dokumen, tanpa foto standar marketplace. Stiker QR ditempel di meja.

Tiga pengemudi ojek makan siang di bangku warung
Ilustrasi AI
TAHAP 2 · MINGGU 1

Pembeli pertama

Ojol pembina mengajak teman pangkalan makan di warung dan memasang kode di status WA. Pembeli pertama tercatat dari pesan WA.

Antrean pembeli di warung gang pada siang hari
Ilustrasi AI
TAHAP 3 · MINGGU 2–4

Bikin ramai

Satu promo seminggu ke grup RT, kantor, dan pangkalan. Pembeli ambil sendiri atau diantar ojol dengan ongkir yang 100% untuk ojolnya.

Pembeli langganan berbincang dengan pemilik warung
Ilustrasi AI
TAHAP 4 · BULAN 2

Pembeli balik lagi

Kartu stempel dari warung dan testimoni asli dengan izin. Potongan 7% berlaku 3 bulan per pembeli; pelanggan lama tidak kena.

Pengemudi memuat tumpukan nasi kotak ke motor
Ilustrasi AI
TAHAP 5 · BULAN 3+

Naik skala

Pesanan nasi kotak untuk kantor dan arisan, jam jualan kedua, tempat promosi baru tiap bulan.

Daftar

Tiga langkah, semuanya lewat WhatsApp

  1. Kirim data warungAlamat (pin lokasi), nama warung, foto warung, daftar menu dan harga, promo, dan QRIS warung.
  2. Terima stiker QRBerisi kode ojol pembina. Bukan alat bayar: pembeli tetap bayar ke QRIS warung.
  3. Jualan seperti biasaBulan pertama gratis. Setelah itu warung membayar 7% dari harga menu untuk pesanan lewat kode, langsung ke QRIS OCKLU.
Daftar sendiri

Daftarkan usaha Anda

Warung makan, tukang sayur, lapak kue, mainan anak, jasa, atau usaha kecil apa pun dekat pangkalan ojol. Belum kenal ojol pembina? Isi formulir ini. Usaha Anda masuk daftar tunggu, lalu koordinator mencarikan ojol di pangkalan terdekat. Selama uji coba tempatnya terbatas, jadi kami kabari dulu lewat WhatsApp sebelum mulai. Nomor WA Anda tidak ditampilkan di mana pun. Salah isi? Kirim ulang dengan nomor WA yang sama, datanya diperbarui.

Yang sering ditanya

Apakah pelanggan lama warung kena potongan?

Tidak. Potongan hanya untuk pembeli yang datang lewat kode ojol. Tiap minggu warung dapat rekap dan boleh mencoret nama yang ia ragukan.

Siapa yang memegang uang pembeli?

Warung. Pembeli membayar makanan langsung ke QRIS warung, termasuk pesanan antar. Ojol hanya menerima ongkirnya sendiri. Potongan 7% dibayar warung ke QRIS OCKLU.

Bisa diantar?

Bisa, setelah fitur antar dinyalakan untuk warung itu. Ongkir usulan Rp5.000 sampai 1 km dan Rp8.000 untuk 1–3 km, seluruhnya untuk ojol pengantar dan tidak kena potongan.

Boleh berhenti?

Boleh kapan saja, tanpa biaya. Stiker dilepas, selesai.

Kenapa gambar orang di halaman ini ilustrasi?

Untuk menjaga privasi wajah orang sungguhan. Foto menu dan warung di etalase adalah foto asli kiriman ojol pembina dengan izin pemiliknya.